Jumat, 02 Januari 2015

BIOLOGIS KEHIDUPAN

BIOLOGIS KEHIDUPAN


Kelompok        : 1
Anggota           :1. Albert ferdinand
                         2.Greath valiant


1.DEFINISI BIOLOGI
Biologi berasal dari kata bios (βiος) dan logos (λόγος) yang merupakan bahasa Yunani, masing-masing artinya hidup dan ilmu. Jadi artinya ilmu alam yang mempelajari tentang organisme hidup dan interaksinya dengan lingkungan. Sebenarnya aspek yg dipelajari di biologi adalah semua yg berhubungan dengan makhluk hidup itu sendiri. Selain struktur, fungsi, tumbuh-kembang, dan adaptasi terhadap lingkungan tempat hidup, ada juga penggolongan makhluk hidup, habitatnya, peran pada lingkungan, asal-usul dan evolusinya. Biologi sangat luas karena semua makhluk hidup dipelajari, dari yang sekecil bakteri hingga yang sebesar paus putih. Karena begitu luasnya cakupan Biologi, maka dibuatlah cabang-cabang ilmu biologi.

 1.1 ASAL MULA BIOLOGI

1. Aristoteles dan biologi

Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles, ilmuwan berkebangsaan Yunani. Dalam terminologi Aristoteles, "filosofi alam" adalah cabang filosofi yang meneliti fenomena alam, dan mencakupi bidang yang kini disebut sebagai fisika, biologi, dan ilmu pengetahuan alam lainnya.
Aristoteles melakukan penelitian sejarah alam di pulau Lesbos. Hasil penelitiannya, termasuk Sejarah Hewan, Generasi Hewan, dan Bagian Hewan, berisi beberapa observasi dan interpretasi, dan juga terdapat mitos dan kesalahan. Bagian yang penting adalah mengenai kehidupan laut. Ia memisahkan mamalia laut dari ikan, dan mengetahui bahwa hiu dan pari adalah bagian dari grup yang ia sebut Selachē (selachians).

2. Didirikannya biologi modern

Istilah biologi dalam pengertian modern kelihatannya diperkenalkan secara terpisah oleh Gottfried Reinhold Treviranus (Biologie oder Philosophie der lebenden Natur, 1802) dan Jean-Baptiste LamarckHydrogéologie, 1802). Namun, istilah biologi sebenarnya telah dipakai pada 1800 oleh Karl Friedrich Burdach. Bahkan, sebelumnya, istilah itu juga telah muncul dalam judul buku Michael Christoph Hanov jilid ke-3 yang terbit pada 1766, yaitu Philosophiae Naturalis Sive Physicae Dogmaticae: Geologia, Biologia, Phytologia Generais et Dendrologia




2.TINGKATAN ORGANISASI KEHIDUPAN BIOLOGIS (HIERARKI KEHIDUPAN)
 Objek biologi dikaji pada seluruh tingkat organisasi kehidupan. Urutan tingkatan organisasi kehidupan disebut hierarki kehidupan. Tingkatan organisasi kehidupan dari yang terendah sampai tertinggi:
  1. Molekul
  2. Sel
  3. Jaringan
  4. Organ
  5. Sistem Organ
  6. Organisme (Individu)
  7. Populasi
  8. Komunitas
  9. Ekosistem
  10. Biosfer
Molekul
Molekul adalah bahan kimia dasar penyusun kehidupan. Molekul mengalami kondensasi sehingga membentuk asam amino, substansi kehidupan yang akan membentuk menjadi sel. Contoh: asam nukleat berupa DNA/RNA.

Sel
Sel adalah satuan (unit) kehidupan terkecil dari makhluk hidup. Contoh: sel darah merah dan sel darah putih.

Jaringan
Jaringan adalah kelompok sel yang sejenis, memiliki bentuk dan fungsi yang sama dalam tubuh makhluk hidup multiseluler. Contoh: jaringan epitel, jaringan otot, jaringan tulang, dll. pada hewan dan jaringan epidermis, jaringan meristem, jaringan pengangkut, dll. pada tumbuhan.

Organ
Organ adalah kelompok jaringan yang bersatu dan bekerja sama yang menjalankan fungsi tertentu. Contoh: usus, lambung, paru-paru, jantung, dan lain-lain.

Sistem Organ
Sistem organ adalah gabungan dari organ-organ yang bekerja sama untuk membentuk suatu sistem dalam kehidupan. Contoh: sistem pencernaan disusun oleh lambung, usus halus, usus besar, dan usus 12 jari; sistem   koordinasi dan indera disusun oleh otak, sumsum tulang belakang, serabut saraf, dan panca indera.

Organisme (Individu)
Organisme gabungan dari sistem-sistem organ yang bekerja sama membentuk kehidupan. Satu organisme dapat disebut juga individu. Individu adalah satu makhluk hidup tunggal. Contoh: seorang manusia, seekor anjing, seekor kucing, sebuah pohon jambu, dll.

Populasi
Populasi adalah sekumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu. Contoh: populasi harimau berjumlah 30 ekor, populasi badak berjumlah 100 ekor, populasi gajah berjumlah 23 ekor, dll.



Komunitas
Komunitas adalah seluruh makhluk hidup yang hidup di suatu daerah tertentu. Contoh: komunitas sawah, terdiri dari padi, tikus, ular, elang; komunitas kolam terdiri dari teratai, ikan, katak, dll.

Ekosistem
Ekosistem adalah sekumpulan makhluk hidup dengan benda mati dalam satu kesatuan tempat hidup yang mempunyai hubungan timbal balik. Contoh: ekosistem hutan, benda mati terdiri dari tanah, bebatuan, hujan, angin, dll., makhluk hidup terdiri dari harimau, lintah, gajah, dll.; ekosistem laut, benda mati terdiri dari air laut, batu karang, dll., makhluk hidup terdiri dari ikan, udang, kepiting, plankton, dll.

Biosfer
Biosfer (lapisan kehidupan) adalah seluruh planet bumi beserta makhluk hidup yang ada di dalamnya.

3.Pengertian Perilaku
Perilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia itu sendiri yang mempunyai bentangan yang sangat luas. Menurut Skinner, seperti yang dikutip oleh Notoatmodjo, merumuskan bahwa perilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus atau rangsangan dari luar. Oleh karena perilaku ini terjadi melalui proses adanya stimulus terhadap organisme, dan kemudian organisme tersebut merespon, maka teori Skinner ini disebut teori “S-O-R” atau Stimulus – Organisme – Respon. Adapun yang disebut tingkah laku mempunyai arti yang lebih kongkrit dari pada jiwa. Karena itu, maka tingkah laku lebih mudah dipelajari daripada jiwa dan melalui tingkah laku, kita dapat mengenal seseorang.
3.1     Pengertian Biologis
Biologis yaitu proses-proses dan dinamika yang syaraf faali ( neural-fisiologis ) yang ada dibalik suatu perilaku. Sel-sel syafaf yang menghantar impuls-impuls dari sistem syaraf tepi ke sistem syaraf pusat disebut afferent; dan yang menghantar impuls-impuls dari sistem syaraf pusat ke sistem tepi disebut efferent. Sistem endokrin, yang terdiri dari rangkaian kelenjar ( glandula ) yang dapat mengeluarkan cairan kimiawi tertentu langsung ke dalam darah. Banyak sedikitnya cairan kimiawi ini, disebut hormon, sangat menentukan fungsi tubuh manusia dan akhirnya menentukan perilaku. Yaitu antara lain: Kelenjar Gondok ( thyroid ), Kelenjar pituitary, Kelenjar Adrenal, Kelenjar Kelamin, Kelenjar Pancreas.
3.2    Komponen Sistem Saraf
1.      Sistem Saraf
Sistem saraf (nervous system) merupakan sirkuit komunikasi elektrokimia tubuh. Bidang yang mempelajari sistem saraf disebut neurosains (neurosince), dan orang yang mempelajarinya disebut ilmuwan neurosains (neuroscientist). Sistem saraf manusia terbuat dari miliaran sel saraf yang saling terhubung.


a.       Karakteristik
Unit dasar sistem saraf adalah suatu sel khusus yang dinamakan neuron. Penting untuk mengenali neuron karena mereka tidak diragukan menyimpan rahasia bagaimana otak bekerja. Kita juga mengetahui peran mereka dalam transmisi implus saraf, dan kita tahu bagaimana beberapa sirkuit neuron bekerja; tetapi kita baru mulai mengungkapkan fungsi yang lebih kompleks dalam memori, emosi, dan proses berpikir.
Empat karakter penting otak dan sistem saraf adalah kompleksitas, integrasi, adaptasi dan transmisi elektrokimia. Kemampuan khusus otak untuk beradaptasi dan berubah disebut plastisitas.

b.      Berbagai Jalur Dalam Sistem Saraf
Pengambilan keputusan dalam sistem saraf terjadi dalam jalur sel saraf yang khusus. Jalur-jalur ini terbuat dari saraf-saraf aferen, jejaring-jejaring saraf, dan saraf-saraf eferen.
Saraf aferen (afferent nerve), atau saraf sensoris membawa informasi menuju otak dan mengomunikasikan informasi mengenai lingkungan eksternal dan tubuh dari reseptor sensoris ked an seluruh otak.
Saraf eferen (efferent nerve) atau saraf motorik ini membawa informasi dari otak dan mengomunikasikan informasi dari otak ke tangan, kaki, dan bagian tubuh lainnyayang memungkinkan seseorang terlibat dalam perilaku motorik.
Jejaring saraf ini mengintegrasikan masukan sensoris dengan keluaran motorik.

c.       Pembagian Sistem Saraf
Sistem saraf dibagi menjadi dua bagian yaitu sistem saraf pusat (SSP) dan sistem saraf ferifer. Sistem saraf pusat (SSP) (central nervous system─CNS) yang terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Sistem saraf ferifer (peripheral nervous system─PNS) memiliki dua bagian utama yaitu sistem saraf somatic (somatic nervous system) yang terdiri atas saraf sensoris yang berfungsi menyampaikan informasi dari kulit dan otot ke SSP. Dan sistem saraf otonom (autonomic nervous system) yang berfungsi membawa pesan-pesan ke dan dari organ internal tubuh untuk memantau pernapasan, detak jantung dan pencernaan. Sistem saraf otonom juga dibagi menjadi dua bagian yaitu sistem saraf simpatetis (sympathetic nervous system) yang menggugah tubuh dan sistem saraf parasimpatetis (parasympathetic nervous system) yang menenangkan tubuh.
Sistem somatik mengirimkan informasi tentang stimuli eksternal dari kulit, otot dan sendi ke sistem saraf pusat, mereka membuat kita menyadari nyeri, tekanan dan variasi temperatur. Saraf motorik dari sistem somatik membawa impuls dari sistem saraf pusat ke otot-otot tubuh dimana mereka memulai gerakan otot. Semua otot yang kita gunakan dalam membuat gerakan volunter (disadari) serta penyesuaian involunter (tidak disadari) dalam postur dan keseimbangan tubuh yang dikendalikan oleh saraf tersebut.
Syarat dari sistem otonomik berjalan menuju dan dari organ internal, sambil meregulasi proses tertentu seperti pernapasan, kecepatan denyut jantung dan pencernaan.

2. Neuron
a. Stuktur Sel Terspesialisasi
Neuron adalah sel yang khusus dalam mengolah informasi, ia membangun jejaring komunikasi sitem saraf. Sel gelia memberikan fungsi dukungan dan manfaat gizi dalam sistem saraf. Tiga bagian utama neuron adalah tubuh sel, dendrit (bagian penerima) dan akson (bagian pengirim). Selubung mielin membungkus dan menyekat sebagian besar akson dan mempercepat pemancaran impuls saraf.
Walaupun neuron memiliki perbedaan yang sangat jelas dalam ukuran dan penampilannya, mereka memiliki karakteristik tertentu. Menonjol dari tubuh sel adalah sejumlah cabang-cabang pendek yang dinamakan dendrit. Dendrit dan tubuh sel menerima impuls saraf dari neuron didekatnya. Pesan tersebut ditransmisikan ke neuron lain (atau ke otot dan kelenjar) oleh tonjolan lain yang ramping seperti tabung yang dinamakan akson. Pada ujungnya, akson bercabang-cabang menjadi sejumlah kolateral yang berakhir dalam suatu tonjolan kecil.

            b. Impuls Saraf
                        Neuron mengirim informasi pada sepanjang aksonnya dalam bentuk impuls atau gelombang listrik singkat. Potensial rehat merupakan muatan negative yang stabil dari neuron yang tidak aktif. Ketika sinyal listrik melebihi batas aktifasi tertentu, ion-ion natrium bermuatan positif mengalir ke neuron. Gelombang singkat muatan listrik positif yang memasuki akson disebut potensial aksi. Neuron kembali ke potensial rehat seiring ion-ion kalium bermuatan positif keluar, mengembalikan neuron pada muatan negative. Potensial aksi mematuhi prinsip semua-atau-tidak: kekuatannya tidak berubah selama transmisi.
Untuk bergerak dari satu neuron ke neuron lainnya, informasi harus diubah dari impuls listrik ke kurir kimia yang disebut neurotransmiter. Pada sinaps tempat bertemunya neuron, neurotransmitter dikeluarkan kecela sempit yang memisahkan mereka. Beberapa molekul neurotransmiter melekat pada tempat reseptor di neuron penerima, di neotransmiter dapat menjadi pembangkit atau penghambat, tergantung sifat impuls saraf. Neurotransmiter meliputi asetilkolin, GABA, norepinefrin, dopamine, serotonin, dan endorfin. Kebanyakan obat yang memengaruhi perilaku berfungsi meniru neurotransmiter atau penghambat aktivitas neurotransmiter.


D.    Struktur Otak dan Berbagai Fungsinya
a.       Saraf
Teknik utama yang digunakan untuk mempelajari otak adalah lesi otak, pewarnaan, perekaman listrik, dan pencitraan otak.

b.      Tingkat-tingkat Organisasi di dalam Otak
Ada tiga tingkat utama otak adalah otak belakang (hindbrain), otak tengah (midbrain), dan otak depan (forebrain). Otak belakang (hindbrain) adalah bagian terbawah otak. Tiga bagian otak belakang adalah medula (terlibat dalam mengendalikan pernapasan dan postur tubuh), serebelum (terlibat dalam koordinasi motorik), dan pons (terlibat dalam tidur dan tergugah).
Otak tengah (midbrain) meliputi formasi retikularis (reticular formation) yang terlibat dalam pola-pola perilaku tertentu (seperti berjalan dan tidur), dan sekelompok kecil neuron yang berkomunikasi dengan banyak wilayah di dalam otak. Batang otak (brain stem) terdiri atas banyak otak belakang (kecuali serebelum) dan otak tengah.
Otak depan (forebrain) merupakan tingkat tertinggi otak. Struktur pertama otak belakang adalah sistem limbik (limbic system), talamus (thalamus), ganglia basalis (basal ganglia), hipotamulus (hypothalamus), dan korteks serebrum (cerebral cortex). Sistem limbik terlibat dalam ingatan dan emosi melalui dua strukturnya, amigdala (yang memainkan peranan dalam berlangsungnya hidup dan emosi) dan hipokampus (berfungsi dalam penyimpanan ingatan). Talamus merupakan struktur otak depan yang berfungsi sebagai stasiun pemancar kembali yang penting untuk pengolahan informasi. Ganglia basalis merupakan struktur otak depan yang membantu mengendalikan dan mengordinakan gerakan-gerakan volunteer. Hipotamulus merupakan struktur otak depan yang memantau makanan, minuman, dan seks, mengarahkan sistem endokrin melalui kelenjar pituitari serta terlibat dalam emosi, stress, dan imbalan.

c.       Korteks Serebrum
Korteks serebrum meliputi sebagian besar lapisan luar otak yang berfungsi untuk berpikir dan berencana. Permukaan korteks serebrum dibagi menjadi jemisfer-hemisfer, tiap-tiapnya dengan empat lobus yaitu oksipital, temporal, fronta, dan parietal. Korteks somatosensorik mengolah informasi. Korteks motorik mengolah informani volunteer. Korteks asosiasi meliputi 75 persen korteks serebrum yang penting untuk mengintegrasikan informasi, terutama mengenai fungsi intelektual yang tinggi.



d.      Hemirfer Serebrum dan Penelitian Pemisahan Otak
Pokok bahasan yang controversial adalah tingkatan otak hemisfer kiri dan kanan yang terlibat dalam fungsi yang berbeda. Dua wilayah yang terlibat dalam hemisfer kiri dalam fungsi bahasa khusus adalah wilayah Broca (bicara) dan wilayah Wernicke (memahami bahasa). Korpus kalosum merupakan ikatan akson besar yang menghubungkan dua hemisfer otak. Dalam individu normal yang korpus kalosumnya lengkap, kedua hemisfer korteks serebrum terlibat dalam kebanyakan fungsi manusia yang kompleks.

e.       Integrasi Fungsi di dalam Otak
Secara umum, fungsi otak terintegrasidan melibatkan hubungan antara bagian-bagian otak yang berbeda. Jalur-jalur neuron yang terlibat dalam fungsi khusus, seperti ingatan, diintegrasikan sepenjang berbagai bagian dan tingkat otak.
E.     Sistem Endokrin
Kelenjar endokrin melepaskan langsung berbagai hormon ke aliran darah untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Kelenjar pituitari merupakan kelenjar induk. Kelenjar adrenal memainkan peranan penting dalam suasana hati, tingkat energy, dan kemampuan mengatasi stress.
F.     Kerusakan Otak, Plastisitas dan Pemulihan
a.       Plastisitas Otak dan Kapasitas untuk Perbaikan
Otak manusia memiliki banyak plastisitas, meskipun plastisitas ini lebih banyak dimiliki oleh anak-anak dibandingkan mereka yang lebih tua dalam perkembangannya. Otak dapat memperbaiki dirinya sendiri dengan menggunakan tiga cara yaitu penumbuhan cabang, substitusi fungsi, dan neurogenesis.
b.      Penanaman Jaringan Otak
Pencangkokan otak adalah penanaman jaringan sehat ke dalam otak yang rusak. Pencangkokan otak akan lebih behasil ketika jaringan janin digunakan.
G.    Genetika dan Perilaku
a.       Kromoson, Gen, dan DNA
Kromosom adalah struktur menyerupai benang yang muncul dalam 23 pasang, satu bagian dari tiap pasang berasal dari orangtua. Kromosom mengandung gen dan asam deoksiribonukleat (DNA). Kromosom mengandung zat luar biasa, yaitu asam deoksiribonukleat (deoxybonucleic acid) atau DNA, yang merupakan molekul kompleks yang membawa informasi genetika. Gen, unit informasi hereditas, adalah bagian pendek kromosom yang membentuk DNA. Prinsip gen dominan-resesif menyatakan, jika satu gen dari satu pasang adalah diminan dan yang lainnya adalah resesif, gen dominan mengambil alih gen resesif.

b.      Kajian Genetika
Dua konsep penting dalam kajian genetika adalah genotip dan fenotip. Genotip adalah bahan-bahan genetika individu yang sesungguhnya. Fenotip mengarah pada karakteristik seseorang yang dapat teramati.
Tiga metode pengkajian pengaruh hereditas adalah genetika molekul, pembiakan selektif, dan genetika perilaku. Dua metode yang digunakan oleh para ahli genetika perilaku adalah penelitian kembar dan adopsi.

c.       Gen dan Lingkungan
Gen dan lingkungan memiliki peranan penting dalam menentukan fenotip seorang individu. Bahkan untuk karakteristik dimana gen mamainkan peranan besar (seperti tinggi dan warna mata), lingkungan juga berperan didalamnya.
    Dasar-dasar Biologi Psikologi, Kesehatan, dan Kesejahteraan
a.       Stres dan Stresor
Stres adalah respons individu terhadap perubahan dalam lingkungan dan peristiwa yang mengancam kemampuan coping mereka. Stresor adalah meeka yang mengubah dirinya sendiri. Respons stres tubuh sebagian besar merupakan sistem aktivasi saraf simpatetis yang menyiapkan kita untuk bertindak ketika dihadapkan pada ancaman. Respons stres melibatkan perlambatan proses pemeliharaan (seperti fungsi kekebalan dan pencernaan kita) untuk mendukung tindakan yang cepat. Stres akut adalah respon adaptif, sedangkan stres kronis dapat memiliki konsekuensi negative untuk kesehatan kita. Meski respons stres terkadang tidak terhindarkan, tetapi respons tersebut merupakan suatu cara bagaimana kita memikirkannya.

b.      Mengelola Stres melalui Self-talk
Salah satu cara mengatasi stres adalah mengubah cara kita berpikir mengenai perubahan hidup yang penting. Kita dapat mencegah dan mengatasi stres dengan memodifikasikan pikiran, gagasan, dan keyakinan kita mengenai makna peristiwa hidup. Self-talk merujuk pada pembicaraan mental tanpa suarayang kita gunakan ketika kita berpikir, berencana, dan memecahkan masalah. Self-talk positif dapat menumbuhkan keyakinan yang membebaskan kita untuk menggunakan bakat kita secara maksimal.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar