10514725
2PA07
KESEHATAN
MENTAL
Pengertian Bipolar
Gangguan bipolar adalah gangguan mentalyang menyerang kondisi psikis seseorang yang ditandai dengan perubahan suasana hatiyang sangat ekstrim berupa mania dan depresi, karena itu istilah medis sebelumnya disebut dengan manic depressive.
Suasana hati penderitanya dapat berganti secara tiba-tiba antara dua
kutub (bipolar) yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan
(depresi) yang berlebihan tanpa pola atau waktu yang pasti.
Setiap orang pada umumnya pernah mengalami suasana hati yang baik (mood high) dan suasana hati yang buruk (mood low).
Pada
fase turun atau yang disebut sebagai periode depresi, penderita
gangguan bipolar biasanya akan terlihat sedih, lesu, dan tidak
bergairah. Sedangkan pada fase naik atau mania, penderita kondisi ini
bisa menjadi sangat bersemangat, enerjik, dan banyak bicara.
Insiden
gangguan bipolar berkisar antara 0,3% - 1,5% yang persentasenya
tergolong rendah jika dibandingkan dengan persentase insiden yang
dikategorikan skizofrenia.
Gangguan bipolar saat ini sudah menjangkiti sekitar 10 hingga 12 persen
remaja di luar negeri. Di beberapa kota di Indonesia juga mulai
dilaporkan penderita berusia remaja. Risiko kematian terus membayangi penderita gangguan bipolar, dan itu lebih karena mereka mengambil jalan pintas.
Penyebab gangguan bipolar
Hingga kini para ahli belum mengetahui penyebab terjadinya
gangguan bipolar. Namun mengenai gejala mania atau depresi pada
penderitanya, diduga turut dipicu oleh beberapa faktor seperti adanya
kelainan pada zat pengantar sinyal di otak.
Faktor
pemicu lain yang tidak boleh dianggap enteng adalah stres. Banyak kasus
gangguan bipolar yang terjadi pada penderita yang sering mengalami
tekanan dalam hidupnya.
Selain
stres, gaya hidup yang tidak baik diduga turut memiliki dampak
terbentuknya gangguan bipolar dalam diri seseorang, misalnya kecanduan
minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan.
Diagnosis gangguan bipolar
Dalam mendiagnosis gangguan
bipolar, psikiater akan mencoba mengumpulkan keterangan, baik dari
pasien langsung maupun dari keluarga. Psikiater akan bertanya seputar
gejala, riwayat kesehatan pasien, dan riwayat kesehatan keluarganya.
Misalnya apakah ada anggota keluarga pasien yang mengidap kondisi sama.
Selain itu, dokter mungkin melakukan tes darah dan tes urin untuk
memastikan gejala yang ada bukan disebabkan oleh penyakit lain.
Pengobatan gangguan bipolar
Tujuan
pengobatan gangguan bipolar adalah untuk menurunkan frekuensi
terjadinya episode-episode mania dan depresi agar penderita dapat hidup
secara normal dan membaur dengan lingkungan. Selain memperbaiki pola
hidup, rencana pengobatan biasanya mencakup pemberian obat-obatan yang
dikombinasikan dengan penanganan lain misalnya terapi psikologis.
Berikut ilustrasi video yang kami buat untuk mengetahui Gangguan Bipolar https://youtu.be/j96_0ocfZuA
Nama Kelompok:
Ø Albert Ferdinand (10514725)
Ø Chita Rachmatasari (12514364)
Ø Dhani Rahmad Riyadi (12514908)
Ø Kandi Larasati Tambunan (15514765)
Ø Shintia Rillyani (1A514246)
Ø Sisca Alvionita (1A514308)