Minggu, 24 Januari 2016

Tes Psikologi Online

Anne Anastasi (1976) mengatakan bahwa tes pada dasarnya adalah suatu pengukuran yang obyektif dan standar terhadap sampel perilaku. Brown (1976) mengatakan bahwa tes adalah suatu prosedur yang sistematis guna mengukur sample perilaku seseorang. Namun Brown menganggap bahwa ciri sistematis tersebut telah mencakup pengertian obyektif, standar, dan syarat-syarat kualitas lainnya.

Definisi yang lebih lengkap dapat dikutipkan langsung dari pendapat Cronbach yang dikemukakan dalam bukunya Essentials of psychological Testing, yaitu: “….a systematic procedure for observing a person’s behavior and describing it with the aid of a numerical scale or a category system” (Cronbach, 1970).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Psikotes adalah prosedur pemeriksaan yang telah mengalami pembakuan, yang dimaksudkan untuk menyelidiki dan menetapkan sifat-sifat psikis khusus individu; pengujian mental.

Psikotes adalah tes yang dilakukan untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes dapat berbentuk tertulis, visual, atau valuasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional. Tes dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa.Tes ini dapat berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang.

Tujuan dilaksanakannya tes ini adalah untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan orang secara mental dan faktor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, dan intelegensi. Jadi, psikotes adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari kemampuan kognitifnya, kondisi emosinya, kecenderungan-kecenderungan sikap dan hal-hal yang mempengaruhi kecenderungan tersebut.

Dalam psikotes, kemampuan yang diukur tidak melulu terkait dengan IQ seseorang. Selain tes IQ ada juga tes kepribadian, dan wawancara. Dari integrasi tes-tes tersebut, maka akan diperoleh gambaran mengenai orang yang di tes yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Zaman semakin berkembang, teknologi pun semakin canggih dan mutakhir. Salah satu teknologi yang semakin berkembang yaitu teknologi internet. Di era globalisasi ini, manusia bisa mendapatkan informasi secara cepat dengan adanya perkembangan teknologi internet ini. Teknologi internet sangat membantu manusia dalam berbagai hal, seperti berkomunikasi jarak jauh, mencari referensi dalam mengerjakan tugas, membuat publikasi, berbagi hasil penelitian, bermain video online, dan melakukan serta mengerjakan berbagai tes/ ujian.

Salah satu tes yang kini berkembang di dunia virtual/ dunia maya dalam perkembangan teknologi internet ini adalah tes psikologi. Kini tes psikologi telah ada secara instan atau online dan berkembang banyak melalui dunia maya. Tes psikologi banyak dibutuhkan dan digunakan. Istilah tes mengandung unsur pemeriksaan dan pengujian. Seperti tes-tes lain, baik tes fisik, tes laboratorium, tes prestasi, maupun tes bakat, tes psikologis berguna untuk membantu mengambil keputusan. Hasil tes ini dapat dipakai untuk melihat status klien atau pasien. Tes psikologis dapat pula digunakan untuk menentukan diagnosis, melihat gaya kognitif, hubungan sosial, pola kepribadian, ataupun kestabilan emosi klien atau pasien.

Tes psikologi adalah suatu teknik yang terstruktur yang digunakan untuk menghasilkan satu contoh perilaku terpilih. Contoh perilaku ini digunakan untuk membuat kesimpulan tentang atribut-atribut psikologis dari seseorang yang sedang dites. Beberapa contoh atribut orang adalah intelegensi, self esteem (harga diri),need for achievement (kebutuhan berprestasi), dan sebagainya. Tes ini ada beberapa jenis. Beberapa tes melibatkan situasi open-ended dengan stimulus standar (misalnya: serangkaian gambar); cara ini sering digunakan untuk mengeluarkan respon-respon yang bersifat pribadi (seperti misalnya komposisi cerita dalam merespon gambar-gambar). Tes-tes yang lain melibatkan situasi yang sangat terstruktur dimana rentang jawaban yang mungkin sempit dan jawabannya hanya salah dan benar.
Berikut adalah macam – macam situs penyedia tes psikologi online:
1. Brain Teaser – Google Search
Dari sini anda bisa menemukan banyak situs mengenai tebak-tebakan logika/matematika. Situs-situs semacam itu juga bisa ditemukan dari kata kunci “logic puzzle” atau “riddle“.
2. Face Recognition Abilities – Self Evaluation
 Tes Kemampuan Mengenal Wajah
3. Myers & Briggs Foundation
 Pengenalan mengenai dasar teori, instrumen, dan pembagian tipe dan temperamen manusia menurut alat ukur Myers-Briggs Type Indicator (MBTI).
4. Personality Tests and Tools Bermacam-macam tes-tes kepribadian dari yang populer sampai yang ilmiah
5. Planet Personality
 Tes Kepribadian Gratis
6. Psychological Tests for Student Use
 Kumpulan beberapa alat tes psikologi yang bisa digunakan secara gratis
7. Psychology History Trivia
 Tes pengetahuan sejarah psikologi anda di sini!
8. Psychology Quizzes and Psychology Trivia – Funtrivia
 Berisi kumpulan tes-tes mengenai pengetahuan psikologi secara umum maupun dari berbagai bidang.
9. Test Dex
 Berisi kumpulan tes-tes kepribadian, kecerdasan, dan kecocokan
10. Your Personality
 Tes Kepribadian Gratis (2)

Dari berbagai macam tes dan situs di atas maka akan didapat berbagai macam hasil pula karena tes yang berbeda pula tahapannya.

Dampak Positif :
-> Menghemat waktu, lebih cepat, fleksibel
 -> Efisien karena dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan menggunakan internet
 -> Hasil tesnya langsung dapat diketahui tanpa menunggu waktu yang cukup lama
 -> Dapat berlatih terlebih dahulu secara klasikal
 -> Bisa dilakukan berulang kali secara instan sebelum mengikuti tes sesungguhnya seperti seleksi pekerjaan pada perusahaan-perusahaan
 -> Membantu mengembangkan sejumlah peneliti-peneliti terhadap penelitian alat dan panduan psikotest yang telah tersedia melalui mediasi/ perantara dengan penggunaan teknologi internet ini
 -> Perkembangan teknologi internet juga bisa digunakan dalam hal chatting, berkomunikasi jarak jauh melalui dunia maya, psikotes yang digunakan dalam hal ini terutama untuk tes wawancara.

Dampak Negatif :
-> Alat tes psikologi yang dibuat simulasinya hanyalah berdasarkan indikasi-indikasi yang sudah ditetapkan sesuai apa yang sudah diprogramkan tanpa melihat aspek-aspek sperti observasi, wawancara dan hal-hal lain yang mendukung data tersebut menjadi valid
 -> Tidak adanya kontrol, pengetahuan, pengamatan secara langsung kepada testee.
 -> Hasil tes bersifat sederhana karena penyajiannya secara cepat dan langsung dapat diketahui ketika selesai mengerjakan tes
 -> Tidak adanya konsultasi konseling dan penjelasan secara rinci dan lengkap terhadap hasil tes tersebut
 -> Tidak mengindahkan etika yang ada dan kurang menghormati peran kode etik pekerjaan
 -> Kerahasiaan alat tes dan program tes psikologi akan semakin terancam.
 -> Berdampak pula berkurangnya lahan pekerjaan pada orang-orang yang berprofesi sebagai tester karena kurangnya minat masyarakat untuk melakukan tes psikologis secara langsung.


Kinerja Tim
No
NPM
Nama
Jobdesk
Link
1.
10514725    
Albert Ferdinand
Editing

http://albertferdinand.blogspot.co.id/2016/01/tes-psikologi-online.html
2.
15514389       
Intan Yuliawati
Searching
http://intanyul.blogspot.co.id/2016/01/test-psikologi-online.html


3.
17514790  
Nalurita Syahfitri
Fasilitas Tempat
http://naluritasyahfitri.blogspot.co.id/2016/01/tes-psikologi-online.html

4.
1A514601
Syarah Mardiyanti 
Fasilitas WiFi
http://syarahmardiyantii.blogspot.co.id/2016/01/tes-psikologi-online.html

5.
1A514884
Trisya Handika Putri
Searching
http://trisyahptr.blogspot.co.id/2016/01/tes-psikologi-online.html


Selasa, 29 Desember 2015

Polarisasi Dalam Internet


Tanggal Upload dan Waktu: Selasa, 29 Desember 2015. 22.00 WIB


Fungsi Sosial dari Internet dalam Berinteraksi dengan Individu Lain

(Polarisasi Dalam Internet)


Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, pendapat, dan pandangan dunia terhadap suatu hal. Dengan hanya berpadukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi.
Berdasarkan perbedaan status, keadaan, kepribadian, dan kebiasaan para pengguna internet umumnya akan terbentuk kelompok-kelompok atau forum-forum yang memiliki tujuan masing-masing. Pengelompokan di internet juga dapat berasal dari fasilitas internet yang beragam seperti beragamnya layanan yang disediakan internet seperti fasilitas jejaring sosial, fasilitas streaming, fasilitas berbagi informasi, fasilitas unggah dan unduh, fasilitas jual beli, fasilitas cloud software, dan sebagainya. Hal tersebut dapat kita katakan sebagai sebuah polarisasi internet, yang daripadanya akan terbentuk kelompok-kelompok pengguna.

Sebagai contoh polarisasi yang diakibatkan oleh fasilitas internet adalah pembentukan kubu para pengguna. Misalkan anda adalah pengguna layanan jejaring sosial, maka disadari atau tidak anda sudah ikut terpolarisasi dan menjadi bagian dari salah satu kelompok pengguna salah satu fasilitas jejaring sosial diatas. Karena tanpa disadari anda akan mengatakan hal seperti “Hai kamu sudah mendapatkan materi yang aku share di facebook” atau “Periksa tweet saya ya, mungkin kamu akan terkejut” dan anda akan mengatakan hal yang demikian hanya dengan orang yang memiliki akun di jejaring sosial yang sama karena tidak mungkin anda menyuruh orang yang hanya memiliki akun facebook untuk menanggapi tweet anda maupun sebaliknya terkecuali telah dilakukan proses sinkronisasi diantara keduanya.
Selain itupun polarisasi dapat terjadi karena perbedaan layanan pada internet seperti :

1. Jejaring Sosial

Disini user dapat berbagi informasi dan data pribadi maupun berbagi pengetahuan dengan teman yang menggunakan jejaring sosial yang sama. Seperti munculnya sekelompok pengguna facebook atau twitter.

2. Streaming

Dengan fasilitas streaming user dapat berbagi video mereka, serta dapat mengomentari serta me-rating video sendiri maupun orang lain yang mengupload videonya ke situs streaming tersebut.

3. Forum Komunitas Maya

Forum Komunitas maya adalah proses polarisasi internet yang paling jelas terlihat, karena didalamnya jelas terlihat sekumpulan orang dengan kesamaan tertentu seperti kesamaan tempat tinggal, status, hobi, serta kepribadian.

4. Cloud Storage

Fasilitas cloud storage juga merupakan salah satu aspek yang terlibat dalam polarisasi internet. Beberapa user biasanya lebih memilih menggunakan beberapa situs storage lokal yang meminimalisasi waktu unduh dan unggah sementara yang lainnya memilih situs storage luar yang memiliki kapasitas besar.

5. Surel

Surel atau surat elektronik adalah fasilitas penyedia surat-menyurat elektronik (e-mail). Walaupun terdapat kelompok pengguna dalam fasilitas surel, hal ini tidak menutup pengguna fasilitas surel provider lain berkomunikasi dengan kita.

6. Blog

Dengan fasilitas blog, user dapat membagi informasi tentang berbagai hal kepada pembaca blog tersebut. Di internet terdapat beberapa situs yang menyediakan jasa penyediaan blog seperti Blogspot, WordPress, Ngeblogs dan sebagainya.

7. Milist

Milist atau kependekan dari Mailing list memiliki fungsi sebagai penyedia kelompok diskusi online secara real time. Di dalam milist terdapat kelompok-kelompok yang dibagi berdasarkan topic yang dibicarakan dalam kelompok.

8. Chatting dan Teleconference

Layanan chatting dan teleconference dapat digunakan user untuk mengobrol dengan user lain secara real time, bahkan dengan teleconference user dapat bertatap muka dengan user lain secara real time.


Dengan adanya polarisasi internet berdasarkan kegunaanya dapat terjadi pengelompokkan. Baik kelompok yang memiliki tujuan ataupun sebuah kelompok orang yang memiliki kesamaan nasib atau pilihan. Polarisasi internet bahkan dapat terjadi pada sekelompok orang yang secara tidak sadar menggunakan google sebagai search engine, memang tidak ada hubungan/ komunikasi antara mereka namun orang dapat memandang bahwa mereka adalah pengguna google atau “kelompok” orang yang menggunakan web browser google.

Selain itupun dalam dunia maya terdapat forum yang dimana setiap anggotanya menyadari mereka adalah bagian dari forum itu atau bagian dari kelompok itu. Contohnya adalah pengguna forum kaskus yang akan melabelkan setiap anggotanya sebagai kaskusers. Serta dalam kelompok tersebut biasanya terdapat suatu aturan yang tertulis maupun yang berupa tata krama yang merupakan aturan bagi kelompok tersebut dalam bertindak dan berbuat, seperti pelarangan memberikan komentar berbau SARA, flaming, atau spam di suatu thread (artikel) yang merupakan aturan tertulis serta kata sapaan “gan” atau “sis” yang digunakan anggota forum dalam berkomunikasi sesama anggota.





Kinerja Tim

No
NPM
Nama
Jobdesk
Link
1.
10514725    
Albert Ferdinand
Searching
http://albertferdinand.blogspot.co.id/2015/12/polarisasi-dalam-internet.html
2.
15514389       
Intan Yuliawati
Searching
http://intanyul.blogspot.co.id/2015/12/fungsi-sosial-dari-internet-dalam.html
3.
17514790  
Nalurita Syahfitri
Fasilitas Tempat
http://naluritasyahfitri.blogspot.co.id/2015/12/polarisasi-dalam-internet.html
4.
1A514601
Syarah Mardiyanti 
Fasilitas WiFi
http://syarahmardiyantii.blogspot.co.id/2015/12/polarisasi-dalam-internet_28.html
5.
1A514884
Trisya Handika Putri
Editing
http://trisyahptr.blogspot.co.id/2015/12/polarisasi-dalam-internet.html